Time for Change

by: udahtauNanYa

Kalau kau pernah takut mati… sama…
Kalau kau pernah patah hati… aku… juga… iya
Dan sering kali sial datang dan pergi…
Tan…pa permisi… kepadamu…

Suasana hati… tak peduli…
Kalau kau kejar mimpimu… salut
Kalau kau ingin berhenti… ingat ‘tuk mulai lagi…
Tetap semangat … dan teguhkan hati…

Di… setiap hari… sampai nanti… sampai mati…
Kadang… memang… cinta yang terbagi…
Kadang… memang… sering… kali… mimpi tak terpenuhi…
Sering kali…

Tetap semangat … dan teguhkan hati…
Di… setiap hari… sampai nanti…
Tetap melangkah… dan keraskan hati…
Di… setiap hari… sampai nanti… sampai nanti… sampai mati…

Kepikiran gak sih ? pas denger ato nyanyiin tuh lagu ? apalagi sih pas liriknya” Kalau kau pernah takut mati… sama…”Takut gak sih ? banyak nih yang terlintas di pikiran saya ? Mau tau ?

Friends,saya percaya kalo kalian semua pada yakin sama yang namanya kematian.Kematian itu pasti terjadi. “Halah..paling yang meninggal itu Cuma orang orang yang udah kakek nenek” Hei..tunggu dulu ? benarkah demikian ? adakah kalian,kamu,dia,atau mereka sekalipun yang berani berjanji pada kita bahwa kita bisa hidup untuk menit menit bahkan detik detik berikutnya ? Modern ya Modern… termasuk saya.. kebanyakan dari kita pasti hanya berpikir untuk masa depan kita,memikirkan..entar masuk jurusan apa ya ? IPA atau IPS ? pas kuliah mesti jurusan apa ya ? kedokteran atau perekonomian ? hmm… besok pake jam tangan yang mana ya ? yang hitam atau yang putih ? kalo tas ? aku make yang gimana ya ? yang selempang atao ransel ? Oh ya.. satu lagi ? entar aku jalan ke sekolah bareng siapa ya ? Mita atau siska ?Tapi ada gak sih yang mikir “meninggal nanti saya kemana ya ? di bawa kemana ? akan di kemanakan saya ? masuk surga atau neraka ?”

Waktu berlalu,tiap detik tanpa terasa berubah menjadi hari hari yang begitu penuh dengan kesibukan,sehingga lupa memikirkan tentang “Kematian”padahal..begitu sering kita melihat sebuah tandu yang membawa orang meninggal.Tubuh yang kaku lemah tak berdaya,tak bisa bergerak,terkubur di bawah tanah liat yang kira kira hanya berukuran 30 cm lebarnya,sebegitu sempitkah ? bagaimana kita ? apakah yang akan terjadi nanti ? apakah kita akan berdiam diri disana yang bertinggal nisan ? ataukah ada dunia lain sesudah kita mati ?

Maaf sebelumnya,ada kalanya saat itu…

“Aduh gue seneng banget punya p*c*r kayak lo ? “

“Gue juga kok say,(sayPUJI)gue akan setia nemenin lo sampai kapan aja,gue bakal always di samping lo(cuih)”Pakai tuh nafsu.

Yakin nih sama kata kata diatas ? mikir deh buat 1000000000000000000000000(0,dst) kalinya, selalu di samping dia ? yakin ? gimana nanti pas di dalam kubur ? nemenin dimana dia ? mau tuh ikut dempet dempet di dalam kubur ? -___-“ckck ? bahkan ada kalanya kali pas liat mayit nya aja takut,apakah yakin ? dia akan selalu setia memberi do’a pada saat lo ga ada ? dengan santainya bilang “selalu di samping lo ?”

Bagaimana dengan kedua orang tua yang kita sayangi ? sedih gak mesti pisah dengan mereka ? Apalagi ketikakita belum sempet balas semua jasa jasa mereka..

“Yaa Allah ampuni dosaku, dan dosa kedua orang tuaku dan sayangilah keduanya seperti mereka menyanyangiku di waktu kecil”

Gak ada kesempatan kedua seperti yang selama ini ada di dunia ini,seperti contoh kecil(kalo ulangan nilainya gak tuntas,bisa remed)tapi kalo di akhirat ? amalnya kurang apa bisa di remed ? ckck begurau dengan teman sebaya,bercerita bersama keluarga,tertawa bersama orang orang yang kita kenal ? kapan lagi ya ? bisa ya ? Enggak tau ! udah gak usah mikir…GAK ADA KESEMPATAN LAGI..Tubuh kita menyatu dengan tanah liat.Gak ada yang kekal di semesta ini terkecuali Allah ;

وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّن قَبْلِكَ الْخُلْدَ أَفَإِنْ مِّتَّ فَهُمُ الْخَالِدُونَ كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ

Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (Qs. al-Anbiya’: 34-35).

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. 29:57)

Hari pertama saat meninggal banyak yang berziarah ke makam kita,hari kedua,hari ketiga,hari keempat,bahkan hari seterusnya.Namun bagaimana ketika 2 bulan 3 bulan 4 bulan kemudian ? masih kah sama ? masih kah ada yang menjiarahi makam kita ? ya ternyata KITA SENDIRI.*Ups salah,maksudnya kita masih bersama amal…(tapi ada juga sih yang sama dosa )

Saya masih mengingat cerita seseorang yang sudah lama tidak saya temui sampai saat ini,hari itu hari raya idul fitri..

“Alhamdulillah saya dapat melewati hari Raya Idul Fitri ini,dik..apa kamu tahu ? Di dunia ini ada yang sangat sedih,sedang duduk diatas makam menanti seseorang agar dapat berkunjung kesana ?Apa bila di ibaratkan dia sedang menangis dan berbicara”Sudah 1 tahun ku di sini,aku sudah tidak dapat melalui Idul Fitri saat ini,semoga ada yang berkunjung kesini dan mengirimkan segelintir do’a untukku ”

“Ya saya tahu itu kak”

“Kamu mengerti dik ?”

“Ia saya mengerti,sesosok arwah menunggu diatas makam,menanti seseorang berkunjung untuk mengirimkan Do’a kepadanya,dan ia bersedih karena sekarang dia tidak dapat melewati hari raya ini”

“Bukan hanya itu,tapi ia juga menyesali karena dulu,selama hidupnya dulu jarang berbuat amal kebaikan,menjalankan aturanNYA dan menjauhi laranganNYA”

Meskipun pembicaraan saya itu sangat singkat,dan terkesan seperti pembicaraan anak kecil yang sederhana namun,betapa saya teringat.Tahu kan bagaimana pemikiran anak kecil saat itu ?

Sekarang yang di perlukan hanyalah Bayangkan !

  • Bayangkan jika anda terbaring kaku,di sekeliling anda yang terdengar hanya isak tangis dan kesedihan,dilahirkan dengan sekeliling senyuman,di kembalikan dengan sekeliling kesedihan.
  • Bayangkan, ini detik menjelang sakaratul maut anda,ketika nyawa telah lepas dari badan anda,di panggul pada pundak diatas orang yang ingin membawa anda ke Masjid
  • Bayangkan,ini malam pertama saya sendiri disini di alam kubur,Datanglah dua malaikat Munkar dan Nakir yang membawa sejumlah pertanyaan.
  • Bayangkan apa yang terjadi jika anda tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut ? Siapkah anda untuk di cambuk ?
  • Bayangkan jika alam kubur anda berubah seketika menjadi sebuah taman indah Surga ? atau dalam Jurang Neraka ?
  • Bayangkan jika besok adalah HARI TERAKHIR ANDA DI DUNIA INI

Hei !! Up! ? untuk apa anda hidup di dunia ? apa yang selama ini anda kerjakan ? sampai kapan anda harus hanyut dalam kesenangan kesenangan sementara ini ? sampai kapan anda mesti menghambur nafsu dunia ? sampai kapan anda harus mengabaikan orang yang berdakwah untuk mebimbing anda ? ,dan KAPAN RASA MALU karena dosa yang ADA PADA DIRI anda ? anda manusia ? kapankah anda sadar ? apakah yang anda inginkan dosa yang menemani anda di alam akhirat ?

But our time is running out

But our time is running out

You can’t push it underground

You can’t stop it screaming out

(sing from muse)

Ayolah kawan ?(menggoda) waktu kita hampir habis ? tidak sadarkah detik ini ke detik ini lagi ke detik ini lagi lalu ke menit ini lagi ke jam ini ke jam ini lagi dan dalam hitungan ke tiga anda akan tertidur …baiklah jika anda belum tidur maka saya akan menghitung lagi…satu…dua…tiga….waduh belum tertidur,baiklah akan saya coba lagi…satu……duaaa…..tigaa…..hadeh,rupanya anda belum ngantuk…*apaan sih,

oke oke… baik lah… waktu terus berjalan detik kian di lalui tidak sadarkah waktu terus berjalan ? sedangkan anda masih terus berdiam diri,melakukan hal yang sudah tahu itu SALAH ,tetap di lakukan ? dan hal yang sudah tau benar maka di hindari.Dosa..Oh dosa… sampai kapan anda ingin berbuat dosa ?

“aku tahu ini dosa dan aku sadar”

oh ya ? lalu ? besok ? besoknya ? besoknya lagi ?

dan besok besoknya ? lalu besok besok besoknya lagi ?

KATA KATA ITU HANYA ADA DALAM PIKIRAN ANDA ?

Kapan anda berevolusi menghindari dosa itu ? dan tidak hanya sekedar mengetahui bahwa hal itu “Dosa”.

Hai camat camat….(CAlon MATi),semuanya rahasia Allah..berkali kali anda mencoba lari dari yang namanya “kematian” hanya SIA – SIA

تَعْمَلُونَالشَّهَادَةِفَيُنَبِّئُكُمبِمَاكُنتُمْتُرَدُّونَإِلَىعَالِمِالْغَيْبِوَمِنْهُفَإِنَّهُمُلَاقِيكُمْثُمَّقُلْإِنَّالْمَوْتَالَّذِيتَفِرُّونَ

Katakanlah:` Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan `.

نَإِلَّاقَلِيلًافَ الْقَتْلِوَإِذًالَّاتُمَتَّعُورَرْتُممِّنَالْمَوْتِأَوِقُللَّنيَنفَعَكُمُالْفِرَارُإِن

Katakanlah: `Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja`.

“KEMATIAN” hanya satu kata yang sangat mudah di ucapkan,namun sulit untuk dipahami,mengapa kita harus mati ? mengapa mengapa dan mengapa ? sadarkah ini menakutkan ?… ketika nanti bagian anggota tubuh kita yang menjadi saksi apa yang telah kita perbuatkan ? saat lidah kaku tidak dapat mengelak ?Menakutkan sekali…

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda,

“Sungguh sakaratul maut itu lebih dahsyat dari tebasan 300 pedang”

Sudah siapkah anda menghadapi kematian ? mari dari sekarang siapkan dengan…

(EIC) Evaluasi Ingat Cinta

Evaluasi diri sendiri,apakah anda sudah beribadah kepada Allah ? apakah anda sedang berbuat amal ? ataukah dosa ?

الْإِنسَإِلَّالِيَعْبُدُونِ وَمَاخَلَقْتُالْجِنَّوَ

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka Beribadah-Ku.

Ingat,ingatkan satu kata “Kematian” sudah cukup kah bekal anda untuk di alam Akhirat ?

Cinta,Cintailah Allah,Rasulullah,dan kedua orang tua..its love haqiqi… dengan cinta ini akan membimbing anda menuju syurga…

Siapkan diri anda agar kelak dapat mengucapkan kalimat terakhir لآ الــه الا اللــه (Tiada tuhan yang pantas disembah selain Allah), dengan tersenyum.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda : “ Apabila manusia mati maka putuslah semua amalannya melainkan tiga perkara; shodaqoh jariah, ilmu yang bermanfaat atau anak yang shaleh yang mendoakannya.

Ya Allah,Wahai Zat Pemurah lagi pengampun…

Ampunilah dosa dosaku..

Berikan waktu untuk menebar amal jariah…

Agar kelak amal itu dapat menolong…

Ya Rabb.

Lapangkanlah dada ini,sebagaimana Engkau melapangkan dada orang beriman…

Hindarkan dari kenikmatan duniawi yang bersifat sementara ini…

Aku pasrahkan diri padaMu..

Astagfirullahaladziim Alladziilaailaahaillallahu walhayyulqayyum Waatubuilaih

Jangan pernah menyepelekan amal Shaleh,layaknya orang orang kafir yang menyesal di kemudian .Allah Ta’ala berfirman,

حَتَّى إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتَ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ  لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ كَلآ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَآئِلُهَا وَمِن وَرَآئِهِم بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

“(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata,’Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang shalih terhadap yang telah aku tinggalkan.’ Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitan.” (Qs. al-Mukminun: 99-100).

“Mas..Mas..Mas…”

“Mas..Mas..Mas…”

“Mas..Mas..Mas…”

“Mas..Mas..Mas…”

‘Plak’ haduh..

“Astagfirullahaladziim,Ada apa man ?”

“Ada apa jar ? ni nah,mie kuahnya sudah masak.Lakasi ambil,urang pada banyak dah me’antri minta masak akan,kada kawa mehadang sampean haja”

“Hehe..maaf Man lah..”

“Makanya mas’e..kalo mau ngedengarkan musik pake headset tuh liat liat juga,jangan sambil tutup tutup mata,maka sing nyaringan lalu”

“Inggih Inggih”

Buset,tuh paman mie kuah tidak menjadikan pelanggan sebagai raja…”haa..ya sudah lah mau pulang dulu..”sambil melihat spion sepeda motor pun,saya bercermin merapikan poni rambut saya yang sudah kelihatan sangat panjang dan membuat wajah ini menurut saya agak sedikit-,Jyahaha..tapi tetap saja saya lah laki laki tertampan di dunia.

“Bremmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm….”

Laju kuda sudah siap menyala,saya keraskan musik dari handphone yang dari lagunya saja sudah membuat menghentak …

Time Is Running Out(MUSE)

I think I’m drowning

Asphyxiated

I want to break the spell

That you’ve created

You’re something beautiful

A contradiction

I want to play the game

I want the friction

You will be the death of me

Yeah, you will be the death of me

Bury it

I won’t let you bury it

I won’t let you smother it

I won’t let you murder it

But our time is running out

But our time is running out

You can’t push it underground

You can’t stop it screaming out

I wanted freedom

Proud and restricted

I tried to give you up

But I’m addicted

Now that you know I’m trapped

Sense of elation

You’d never dream of

Breaking this fixation

You will squeeze the life out of me

Bury it

I won’t let you bury it

I won’t let you smother it

I won’t let you murder it

But our time is running out

But our time is running out

You can’t push it underground

You can’t stop it screaming out

How did it come to this?

About Najmi Wahyughifary

Make a better civilization

Posted on March 19, 2011, in udahtaunanya. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: