“The Story of 4 Aki”

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh wamaghfiratuhu waridwanuhu…

Gak ada angin gak ada ojek….

Euyke…ehh..(uppsss keceplosan dehhh..)

Daripada di awalin dengerin suara sumbang gue berdendang di telinga pembaca sekalian, lebih baik euyke..(upss salah lagi) berpantun aja dehhh…

Buah markisa beli di Berastagi..

Jalan Semanggi mulai terbanjiri…

Ehhhh..ketemu lagi…

Ama tulisan korok Najmi Wahyughifari….hihihihihihi

Sebelum memulai membaca…Ada sepucuk surat dulu dari Ustadz Ihsan Tanjung, yang akan membuka tema kita kali ini ; CeKId0T….

“Kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan momen yang kerap di peringati oleh umat Islam. Namun di balik hal itu kita pun dapat mengambil pelajaran dari teladan kita bagaimana beliau dapat berhasil keluar dari fase dakwah yang sangat sulit dengan segala keadaan yang dialaminya menuju kemenangan dakwah yang diembannya secara menyeluruh hingga Islam menampilkan peran dalam berbagai aspek. Dan kita sebagai umat muslim patut mencontoh dan menauladani segala aspek dari beliau. Salah satunya adalah hidup sederhana dan tidak berlebih-lebihan. Semoga kesempatan kali ini, dapat menjadi tonggak awal perubahan mind set dari kebanyakan remaja.”

___Testimoni dari Ustadz Ihsan Tanjung, semoga dirahmati oleh Allah SWT.

______________________________________________________________________

Latar Tempat : SMAN 7 Banjarmasin

Latar waktu : Juni 2088 (Kenapa 2088 ? Ya…terserah gueee lahh…yang bikin cerita kan gue)

Latar suasana : Siang bolong, ketika jemuran sedang hangat-hangatnya untuk segera ‘diputiki’….

Setelah berpuluh-puluh tahun meninggalkan alamamater tercinta, ke empat sahabat yang dulu pernah bikin ulah di salah satu sekolah yang katanya ‘sih’ favorit di Banjarmasin ini akhirnya kembali berkumpul…. Ya, tepatnya sekarang. Keempat bersahabat ini telah menjadi ‘aki-aki’ alias tua Bangka…

Singkat cerita , mereka melakukan reuni kecil-kecilan di sekolah mereka yang dulu mereka sempat menuntut ilmu, main-main, bikin masalah, nongkrong di mushala, gangguin pikiran orang…dan seabrek aktifitas yang rada gak jelas…namun Insya Allah, kan jelas dan indah di sisi Allah SWT…aamiin ya rabb…salam satu jari dulu yeeee…satu visi, satu rabb, satu spirit…

Walau umur sudah renta…keempat aki ini masih senang dan konsisten dalam pengembaraan hidup mereka….Dan …..Semuanya di mulai disini…(dimana ???)…Ya, disini…di tempat anda membaca tulisan gue ini….Pada tulisan ini….Sudut pandang yang dipakai menurut pelajaran Bahasa Indonesia adalah Orang Pertama Pelaku Utama, tapi sayang orangnya pada gak jelas….Jadi…Baca perlahan dan baik-baik, kalau mau sambil ngupil juga nikmat ..hehehe..

4 Aki, Begin !

Angin tiba-tiba berhembus dari ujung mushala lantai 2 yang sudah mulai reot dan berdebu yang kayaknya sudah memutih seperti halnya uban-uban para lanjut usia yang menandakan ‘rambut telah memutih’. Suasana riuh terjadi di bawah mushala, saat itu  3 aki-aki dari dunia yang berbeda sedang asyik-asyiknya ngobrol. Aa’ Jim, Ki Daus, dan Fan Mamfuzh  sang trio ‘AKI’ sedang asyik ngobrol di mushala atas. Dari bawah terdengar rintihan Mbah Izul (bukan Ijul ya…), dia terlihat gegap gempita seperti induk kucing yang ketemu anaknya, seperti bang Thoyyib yang ketemu istri dan anaknya setelah 3 kali puasa dan 3 kali lebaran tak pulang-pulang. Mbah Izul sangat sumringah sekali di bawah sana dan membuat kegaduhan yang mengundang Aa’ Jim, Ki Daus dan Fan Mamfuzh untuk mampir melihat apa yang sedang terjadi di bawah sana.

“ Aaa..daa..Aa..paa…Zul ?”, tanya Ki Daus terbata-bata. (kan sudah tua)

“Kee…siii…niiii…..Alahh…Ngapain ngikutin gaya Ki Daus yang terbata-bata….Ayo kesini para ‘AKI’ ! Aku menemukan sebuah pintu di dekat tempat wudhu. Pintunya begitu bercahaya yang tak pernah ada di sini sebelumnya.”, tegas Mbah Izul.

“Oh, benarkah wahai Mbah Izul ?”, tanya  Fan Mamfuzh dengan penuh ketidak yakinan.

“Bagaimana kalau kita dekati saja ?”, tambah Aa’ jim.

Keempat aki-aki ini pun mendekati pintu tersebut dan berusaha memperhatikan setiap detail pintu tersebut. Keempat aki-aki ini saling berhimpit dan berdekatan untuk melongok pintu tersebut dari dekat. Cahaya biru begitu membahana di setiap sisi pintu, yang membuat keempat aki-aki ini semakin tertarik dan penasaran untuk mendekatinya. Tak berapa lama setelah memperhatikan setiap pintu aneh tersebut. Mbah Izul yang semakin penasaran dengan pintu ini mencoba menyentuh dan meraih pintu tersebut. Namun, detak jantung Mbah Izul yang sudah tua berdetak begitu kencang seakan-akan mengundang adrenalin Mbah Izul untuk menyentuhnya. Sayang, seakan-akan seluruh badan Mbah Izul terkunci, tak bisa digerakkan. Mbah Izul hanya bisa mengerang dalam hatinya. Begitu juga dengan aki yang lain, timbul secercah rasa penasaran yang begitu luar biasa yang menambat di hati mereka masing-masing.

Dari kejauhan muncul lah sebuah cahaya yang kayaknya adalah…adalah….ternyata….paman Sekolah yang sedang memainkan lampu senter di siang bolong…wedew…bikin keempat Aki semakin terpacu adrenalinnya.

Akhirnya melalui sidang rapat singkat yang dipimpin oleh Aa’ Jim, diputuskanlah…Bahwa keempat Aki ini harus membuka pintu misterius tersebut….

Dibukanya pintu tersebut, dari pintu keluar cahaya yang sangat menyilaukan…Seakan-akan seperti ada bunyi gemuruh dari dalam pintu tersebut…Suaranya semakin nyaring dan semakin mendekat…

BUZZZZzzzz.zzzzzZZZZZZzzzzzz……

Keempat Aki pun tersedot oleh pintu misterius tersebut…..

Keempat Aki berteriak sekencangnya…mereka terus diputar-putar oleh pusaran angin yang tak mereka ketahui tersebut…

Tak berapa lama…

Akhirnya…Pusaran angin berhenti… keempat aki terjatuh di sebuah tempat yang kelihatannya tidak asing bagi mereka…

Ya, mereka tepat terjerembab di bawah pohon mangga depan mushala…Yang posisinya juga berdekatan dengan tempat wudhu…

“hah,,,Kenapa pandanganku jadi hitam putih ? Mirip kaya TV jadul aja.”, singgung Fan Mamfuzh.

“Eh…kayaknya gue kenal nihhh tempat..”, tambah Ki Daus…

“Oh, iya,..ini kan pohon mangga yang ada di dekat tempat wudhu mushala waktu kita-kita masih sekolah disini…Jangan-jangan…Kita sekarang…”, imbuh Mbah Izul.

“Kayaknya, kit telah kembali ke tahun 2011 nihh…Wahai Aki-aki yang mulia..”, ucap A’a Jim.

“Coba lihat…banyak sekali orang berkerumunan di sana…”, sambar Fan Mamfuzh dengan gigi ompongnya yang belum diganti-ganti juga sama gigi palsu..

Keempat aki mencoba menelusuri kembali sekolah mereka di masa lampau. Suasana di sini sangat persis dengan suasana dan kondisi ketika mereka masih bersekolah di situ….

Ternyata, iseng-iseng…A’a Jim keluar dari gerombolan Grup 4 Aki…Beliau, memasuki sebuah ruangan yang masih terekam di memorinya bahwa itu adalah ruang kepala sekolah, dimana beliau sering membuat ulah disana. (entahlah ? Ulah apa ? Ulah naga, ulah tangga, ulah kobra, atau ulah phyton ? dan yg pasti itu bukan ulah gue..)

Gretak…gretak…Langkah A’a Jim mulai membelah anak tangga satu-persatu…Beliau tilik ruang itu..Dilihat kondisi di sekitarnya…beliau masuk dengan hati-hati…Seakan-akan ini adalah sebuah misi rahasia yang sangat berbahaya…dan akhirnya beliau mendapatkan apa yang beliau inginkan sebenarnya…

“Ya…dapat …..”, teriak A’a Jim.

…..Sebuah kalender…..dan ada sebuah tulisan …

Tulisan besar….

Kalender Tahun 2012

“Smaven..Soeksess !!!”

Ternyata, keempat aki terjebak pada dimensi 2012 tahun masehi…..

Setelah mencek kalender terbaru, A’a Jim kembali ke gerombolan 3 aki lainnya.

“Sekarang, kita berada pada hari Sabtu, 13 Oktober 2012…Kita sudah berapa tahun mundurnya nih ..?”, jelas A’a Jim..

Mereka sedang asyik berbincang tepat di depan mading, disana tempat mereka sering nunjukkin kegokilannya dimasa lampau…

Di sekolahan, aktifitas siswa, guru, dan lainnya tampak begitu padat. Terlihatlah oleh ke empat aki, sepertinya ada sebuah acara di dalam aula…Juga terlihat, banyak siswa dan para guru satu persatu bergantian memasuki aula. Aula, tempat yang dulu mereka gunakan sebagai panggung sandiwara perjuangan yang merealita di masa lampau. Penasaran. Keempat aki ini pun ikut masuk ke aula.

…..Di Aula….

Suara gemuruh sound system yang mengguncang…Sepertinya acara belum dimulai, disetiap sudut cahaya-cahaya memandikan ruang aula yang seakan-akan begitu hidup…

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kepada seluruh peserta seminar. Sebentar lagi acara akan kita mulai. Di mohon anda dapat menempati kursi yang telah kami sediakan.”, ucap salah seorang, yang kayaknya bakalan jadi MC.

Keempat aki yang tadinya terlihat bingung, akhirnya juga ikut duduk.

“Eh, kayaknya gue kenal tuh sama orang yang bicara buat nyuruh kita duduk.”, ucap Mbah Izul terbata-bata (maklum…sudah lanjut usia..)

“Iya…gue keliatannya ingat-ingat gimana gituhhhh…”, tambah A’a Jim.

Pembicaraan mereka terpotong…..dan perhatian mereka teralihkan…

Tiba-tiba lampu di aula seluruhnya mati, kemudian hiduplah satu lampu …Yang mengarah ke satu orang yang ada diatas panggung…

Suasana hening…Semua peserta diam dan penasaran apa kejutan yang akan terjadi pada seminar kali ini….

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Selamat datang dalam acara

“SEMINAR HIDUP MURAH DAN HEMAT”

     Kali ini kita akan kedatangan 3 pembicara yang luar biasa, yaitu:

  1. DR. Firdaus Ramdhan, MBA.
  2. Prof. Najmi Wahyughifary, M.Eng
  3. Prof. dr. Fauzan Muttaqien, Sp.J

Langsung saja…Kita sambut pembicara pertama kita….DR. Firdaus Ramdhan, MBA.

“prokkkk prokkk proookkkk ppprrrookkk,.” Tepuk tangan peserta menggemuruh aula.

“Kayakny, gue kenal tuh orang.”, ucap Ki Daus berbincang pada 3 aki lainnnya.

Namun, lagi-lagi,  perbincangan yang ingin dimulai oleh 4 aki kembali terpotong karna pematerinya sudah mulai berbicara.

Materi I. Pembicara :

DR. Firdaus Ramdhan, MBA.

TIPS HEMAT ALA ANAK SMA :

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…Apa kabar anda hari ini…Perkenalkan…Ehhh kan semuanya pada kenal gue ya….Langsung aja ke materi…

Suara DR. Daus, MBA begitu lantang menggema dan mengguncang semangat peserta yang membara-bara di aula..

*backsound ST12 – Sarimi Soto Koya*

Kali ini, gue akan bagi-bagi tips buat hidup hemat plus gaul buat lo anak SMA dan sejenisnya. Ini niggghhhhh !!!

  • JANGAN PUNYA PACAR!!

Nah loh.. Bingungkan? Bingungkan lo semua? Ambil contoh dari hal yang simple aja. Tiap hari lo semua mesti berkomunikasi dengan pacar kan? Kalo gak, bisa diperes sari-sari ketek lo sampai badan lo kering kerontang. Kalo mau komunikasi pake apa? Hape. Hape kalo nelpon perlu apa? Pulsa. Beli pulsa pake apa? Duit. TUUUH!! Duit kan?? Belum lagi kalo nge-date, harus bayarin makan, bayarin tiket nonton, beliin baju, de’el’el. Semakin kalian kere, semakin nistalah kalian. Mending JOJOBA, Jomblo Jomblo Buruk Rupa. #maapsalah

Dan sebagai muslim sejati, kita mengetahui bahwa pacaran adalah salah satu jurang mendekati zina..

Dan kata Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Zina adalah dosa yang sangat besar dan sangat keji serta seburuk-buruk jalan yang ditempuh oleh seseorang berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Artinya : Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah faahisah (perbuatan yang keji) dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh oleh seseorang)” [Al-Israa : 32]

  • JANGAN KE KANTIN

Usahakan tiap istirahat lo stay di kelas. JANGAN KE KANTIN! BAHAYA! Kalo lo emang gak sanggup kepengen makan, sementara dompet ngos-ngosan. Bawalah indomie dari rumah dan minta masakin sama Ibu kantin. Atau pasang muka gak-makan-5-tahun sambil bawa piring kosong. Niscaya, gak lama kemudian temen-temen lo ngasih makanan gratis. Itu bukan mengemis, itu mencoba menjauhi diri dari yang namanya nista. Gak mau kan lo semua nista?

  • DIEM DI RUMAH ITU BAIK

Semakin sering lo jalan-jalan, semakin menipis dompet lo, semakin nista hidup lo. Percaya itu. Apalagi kalo malem minggu, setan-setan tuh udah pada keluyuran ngegodain para remaja yang labil dan masih ingusan. Mending di rumah, ngerjain tugas kek, belajar kek, kan nambah ilmu tuh?! #tumbenbijak

  • CARI MAKAN YANG MURAH

Boleh deh, kalo lagi bulan muda makannya nasi goreng sama ayam goreng plus minumnya es jeruk. Tapi hati-hati, bulan tua lo bakal makan indomie setengah bungkus sama kaos kaki celup hangat di pojokan kantin. Cari makanan itu bukan dilihat dari kualitasnya, tapi kuantitasnya. #ajaransesat #biarin #devillaugh

  • MALEM MINGGU NGINEP DI RUMAH TEMEN

Ini mujarap. Pasti deh lo dikasih makanan. Ya paling gak secarik kerupuk sama seteguk air putih. Itu juga makanan, gratis, syukur Alhamdulillah dari pada gak ada sama sekali.

Itu mungkin hanya beberapa bagian dari tips-tips hemat dari gue. Maaf ya gak bisa ngepresentase banyak-banyak, ini soalnya minjem laptop tetangga juga, mumpung gratis. Kan hemaat?? Oke deh.. Semoga bisa membantu dalam menjaga pundi-pundi receh di dompet lo. Atau paling enggak bisa terjaga dari kehidupan gembelnista. Sekian dari gue. Calam unyugh!! Cemungudh eaa khakhaa.. :3

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh….

“Luar biasa…apa yang disampaikan oleh pemateri sangat gokil dan menarik…Selanjutnya…kita sambut pembicara ke 2…

Prof. Najmi Wahyughifary, M.Eng….

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh….Total, pujian hanya untuk Allah SWT…Tanpa berbasa-basi, pertama kita harus mengucapkan syukur yang begitu besarnya kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat-nikmatnya yang begitu tak terhingga…Serta shalawat serta salam kita haturkan kepada sang Revolusioner, sang Idola kita Nabi Besar Muhammad SAW…Semoga rahmat terus meluncur dalam genggaman bara api Islam yang telah beliau wariskan kepada kita dan menjadi motor utama dalam hidup kita…Tadi, teman gue. Daus. Udah ngasih tips-tips gokil pada anda sekalian. Namun kali ini, gue akan sedikit nambahin aja supaya tips-tips dari Saudara Daus tadi lebih mantap lagi.

  • Jangan Pacaran…Boros tau…dosa lagi…

Dari satu sisi, elu hidup aja numpang ama orang tua, kan masih pelajar. Sok-sokan lu mau nanggung hidup orang lain…Kalo punya pacar pasti ribet…Seribet apa yang udah di sampaikan ama Daus tadi…Intinya ini adalah sebuah pencegahan awal dari diri kita untuk terhindar dari perilaku boros dan jurang zina…Yang dua-duanya sama-sama maksiat,…Nanti maksiatnya kuadrat lo ????

  • Bawa bekal dari rumah

   Ini adalah salah satu ide lucu yang sangat menarik…Ini bisa jadi inovasi buat kedepannya…Bila awalnya, elo rada malu bawa bekal dari rumha, khususnya para cowok. Gue saranin lo bikin “Cinta Bekal Mami Community” yang gue jamin itu bikin lo semangat dan bergairah dalam membawa bekal dari rumah. Dan yang pasti, kalo lo bawa bekal dari rumah, itu kan tejamin nilai higienisnya..dan yang pasti elu..bakal di cinta mami lu di rumah selalu…ohhhh…Ini merupakan juga sebuah perilaku kecil yang saat ini mulai terkikis dengan namanya ‘gengsi’.

  • Tahan Hawa Nafsu lo…

Seandainya elo…gak bisa bawa bekal atau gak ada makanan juga di rumah …Ini nih…saran gue…tahan aja hawa nafsu lo…elo harus pintar-pintar memanajemen apa-apa aja yang telah masuk ke perut lo….Kalau pun elo bawa uang jajan, sebaiknya jangan dibelanjakan. Kalau sekali-kali sih mah gak apa-apa.

  • Bawa, ibadah aja…

Misalnya, jam istirahat pertama…Kalo lu gak punya uang buat ke kantin…mending elu pergi aja ke mushola…Insya Allah lo bakalan kenyang…Emang ada makanan ? Ya, enggaklah..Tapi yang pasti, mintalah kepada Sang Pemberi Rejeki…Bawa sholat dhuha aja…Minta rejeki dan kelapangan dari Allah. Paling gak, itu adalah salah satu upaya elu untuk mencegah pergi ke kantin dan upaya untuk mendekatkan diri pada Sang Pemberi Rejeki. Lalu, pada istirahat ke2, ke mushola aja lagi, nongkrong+silaturrahmi dengan kawan2 seperjuangan di mushala, lalu shalat zuhur berjamaah…Insya Allah lapar lo akan hilang dengan kenyangnya ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah dan rahmatNya (melalui silaturahmi)….

 

Bagaimanakah kisah keempat Aki yang dari tadi cuma diam ? Apakah materi selanjutnya dapat mengguncang peserta ?

 

Jangan pindah channel….tunggu part selanjutnya….Insya Allah bersambung..

 

eh…enak aja….pake acara bersambung…nanggung nihh ,..lagi pula para pembaca belum tentu mau ngebaca tulisan elu selanjutnya..”, imbuh salah seorang pembaca di box 5 Warnet yang antah berantah…

 

ohhh…iya deh…gue terima saran lo…”, balas sang penulis..

“eh,,,jarang-jarang lo mau di atur.,..biasanya elu semau dan seenaknya aja kalo nulis.”, jawab sang pembaca…

………………………………………………………………………………………..

  • Kanker alias Kantong Kering ? Puasa aja..

Amalkan aja puasa Senin-Kamis, selain hemat elu juga bakalan dapat rahmat …

Dan Statement terakhir bukan penutup tapi sebuah introspeksi…Sebuah kalimat dari seorang Kyai yang sangat gue kagumi dengan keteguhannya, Aa Gym atau K.H. Abdullah Gymnastiar.

“Berawal dari sendiri, dari hal yang kecil, dan mulai dari SEKARANG !”

 

Terima kasih…wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Prokkkk…prokk….

Tiba-tiba pemateri ke3 langsung aja muncul tanpa bilang-bilang,,,,

Materi ke 3 oleh Prof.dr. Fauzan Muttaqien, Sp.J

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…Maaf, Mas MC. Saya main nyelonong aja. Saya harus cepat karna di rumah sakit ada pasien yang harus segera saya selamatkan…”

Dalam kesempatan kali ini saya hanya ingin berpesan dengan kutipan tauladan kita, Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW adalah  sosok manusia sempurna: pemimpin umat, penguasa jazirah Arab, bahkan Allah SWT telah menjamin surganya untuknya.  Dengan status yang sedemikin tinggi dan terhormat, sesungguhnya apa yang diinginkan Rasulullah, tentu tak sulit untuk dikabulkan, baik oleh Allah SWT maupun umatnya.Bahkan, dalam sebuah riwayat, Allah SWT pernah menawarkan emas sebanyak butiran pasir di gurun kota Makkah kepada Rasulullah. Nabi Muhammad SAW bisa  saja merengkuh segala kesenangan dunia itu; harta, dan kekayaan materi. Namun, Rasulullah adalah sosok teladan yang mulia.

Ia tak pernah silau dengan  kenikmatan duniawi. Nabi SAW lebih memilih kehidupan yang sederhana. Hal itu tecermin dari jawaban Rasulullah atas buiran emas yang ditawarkan Sang Khalik kepadanya. ”Tidak, ya Tuhanku, lebih baik aku lapar sehari, dan kenyang sehari. Bila kenyang, aku bersyukur memuji dan memuja-Mu, dan jika lapar aku akan meratap berdoa kepada-Mu.”

Maka tak heran, kehidupan pribadi dan rumah tangga Rasulullah banyak diisi dengan kisah kesederhanaan. Sebuah hadis yang diriwayatkan Muslim menggambarkan secara jelas sifat zuhud serta kesederhanaan Nabi. Pada suatu hari, sahabat Umar bin Khatthab menemui Rasulullah di kamarnya.

Di sana, Umar melihat Rasul sedang berbaring di atas sebuah tikar kasar, dan hanya berselimutkan kain sarung. Kemudian, terlihatlah guratan tikar yang membekas di tubuh Rasulullah SAW. Umar pun melayangkan pandang ke sekeliling kamar.

Dilihatnya segenggam gandum seberat kira-kira satu sha’, daun penyamak kulit, dan sehelai kulit binatang. Menyaksikan kesederhanaan Rasulullah SAW,  Umar pun tak kuasa menahan air matanya. ”Apa yang membuatmu menangis, ya putra Khattab?” ujar Rasulullah bertanya kepada Umar.

Umar pun menjawab, ”Bagaimana aku tak menangis, ya Rasul, di pinggangmu tampak bekas guratan tikar, dan di kamar ini aku tidak melihat apa-apa, selain yang telah aku lihat. Sementara raja Romawi dan Persia bergelimang buah-buahan dan harta, sedang engkau utusan Allah SWT.”

Rasulullah pun bersabda, ”Wahai putra Khattab, apakah kamu tidak rela, jika akhirat menjadi bagian kita dan dunia menjadi bagian mereka?” Rasulullah dan keluarganya menerapkan hidup sederhana. Sebagai pemimpin umat, Rasulullah mengajarkan umatnya untuk senantiasa mensyukuri setiap rezeki halal yang dianugerahkan Sang Pencipta.

Saat wafatnya pun, Nabi tidak meninggalkan warisan berupa harta benda. Hanya dua hal yang ia wariskan untuk umatnya, yakni Alquran dan sunah. Dalam banyak kesempatan, Rasulullah kerap mengingatkan agar umatnya takmenjadikan kesenangan dunia sebagai tujuan hidup.

Nabi SAW mengumpamakan kehidupan dunia bagaikan berjalan di hari panas, lalu berhenti sejenak sekadar beristirahat, dan tidak lama lagi tempat itu akan ditinggalkan. Jadi, dengan kata lain, Islam adalah agama yang berlandaskan nilai kesederhanaan yang tinggi, seperti dicontohkan Rasulullah tadi.

Sekian…wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

___________________________________________________________________________

Seminar hari itu pun selesai…

Tapi….Bagaimanakah nasib keempat Aki yang tadi ? Apakah perjalanan mereka akan sulit atau malah mereka kembali ke dimensi waktu mereka yang asal ?

Jangan tinggalkan channel ini….tetap setia kunjungi blog penulis Korok

Mohon maaf atas segala kekurangan…Apabila banyak kesalahan pada tulisan ini, itu pasti dari diri gue yang serba lemah ini. Kalaupun ada kelebihannya, kembaliin aja ke gue..Upsss bercanda…Kalau pun ada kelebihannya, itu semua murni dari Sang Pemberi Akal, Allah SWT…

Silahkan elo mau apakan tulisan gue…Mau elu cetak, lalu elu bakar dan elu minum abunya…Terserah…dan jangan lupa tips-tips tadi, Alhamdulillah sudah memang pernah di uji coba…Ayo sama-sama kita istiqamah…Tanpa bermaksud menggurui, gue hanya ingin berbagi saja…Siapa tahu itu bisa nyangkut dan bikin hati lo klepek-klepek…Semoga Allah mempertemukan kita di Jannah-Nya…Aamiin ya Rabbal alamin…

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

About Najmi Wahyughifary

Make a better civilization

Posted on October 14, 2011, in Tulisan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: