Petunjuk Jalan (Bersabarlah !!!)

Bersabarlah, karena sabar pada orang lain adalah kasih sayang

sabar pada diri sendiri adalah harapan

sabar pada orang yang dicintai adalah ibadah

sabar pada Allah Sang Pencipta adalah taqwa.

 

 

 

Kita yang pernah terjatuh, terperosok jauh

bahkan hancur dan tak lagi utuh

Letih yang merangsang rasio dan nalar

Pecahkan sadar diantara fitnah yang menghampar

Sedikit demi sedikit kalbu terselimuti pahit

Sekejap membutakan hati dan kian menyempit

Lalu mati sesudah sakit

Bertanya tentang batas tipis

tentang kenyataan yang mengiris

Saat dimana seorang hamba yang terpelik

sadari batas definisi nurani dan munafik

Lalu kembali belajar berdiri dan coba menampik

Jalan ini selapang dadamu

Jawaban itu bersemi dalam ikhlas jiwamu

Bukan kualitas lidah

Tapi ketulusan adalah inti permata nurani

Apakah kita memang mampu mengerti ?

Tentang 4 mata jiwa yang sesungguhnya kita miliki

dua untuk dunia, dua untuk akhirat

Untuk berpikir kembali dengan hati dan selalu belajar keluar dari pergulatan haqiqi

Antara nurani dan bisikan manusiawi sebagai juara sejati

Berjalanlah…

Percayalah kau tidak sendiri

Karena diperlukan suatu hentakan keyakinan

Yang akan melahirkan kesabaran, keteguhan, dan keberanian

Bertolak dari jaminan yang tak pernah lapuk

Bagi mereka yang tak pernah lupa akan hakikat hidup yang hanya sekali

Yang tak pernah ragu memilih keabadian di sisi Ilahi Rabbi

Dan terus menggaungkan kebenaran yang diyakininya

Tak ada nyawa cadangan tak ada umur tambahan

Karena pertarungan ini hanyalah tentang hidup dan mati

Patahkan semua kecewamu

Semua kekalutan dan kegalauan

Patahkan semua kesedihan

Semua kepedihan jiwa

Turunkanlah jenazah ke dalam liang lahat

Melepas kerabat di akhir nafas ketika kau terlambat ‘tuk memahat

Berbiduk di gelombang yang ganas

Bila hati belum juga nikmati rasa memanas

Takbirkanlah empat kali akan kematian hati dan nurani kita bersama !

Untuk para pewaris Muhammad SAW

Penerus janji Allah SWT yang pasti

Inilah cahaya terang dan jalan lurus yang selalu siap menghantar

Pada keselamatan dunia dan kebahagiaan akhirat

Perhatikanlah…

Beribu-ribu pengecut yang keluar rumah mereka dengan perasaan takut mati

Yang membuat langkah menjadi berat

dalam gambar hari esok yang kian berwarna hitam pekat

dalam keruh nurani dan angan-angan yang panjang

Ketika kematian tidak membuat jalanmu gemetar

Amal yang retak dan degradasi kebajikan yang kehilangan letak

Terjebak dalam kerugian jiwa

Dalam padamnya hati yang mulia

Masalah tidak selesai bersama fenomena dan fatamorgana

tapi, hakikat jiwa selalu bersemi dalam rangakaian cinta dua pusaka

” Ia adalah gerak yang tak kenal henti dan keteguhan yang tak kenal menyerah ”

” Ia adalah pengakuan bagi siapapun yang mentauhidkan Allah ”

Pikiran besar yang tercairkan di setiap lembar yang membunuh keresahan hati yang kaku

dan tak pandai kau cairkan

Atau biarkan senandung nasib terintikan bagi zaman sesudahmu

dan menjadi pupuk khazanah doa yang kau panen untuk hari esok generasimu

Inilah kisah kita kawan

Kisah kau dan aku

Kisah kita semua

Bersabarlah….

Bersabarlah….

Karena tidak ada masalah diluar kemampuan seorang hambaNya

Karena sabar pada orang lain adalah kasih sayang

Sabar pada diri sendiri adalah harapan

Sabar pada orang yang kita cintai adalah ibadah

Sabar pada Allah adalah taqwa

Bersabarlah………..

Hanya lantunan kata-kata ini yang ku bisa ungkapkan, wahai Para Pejuang…

Yang Insya Allah akan selalu merindukan kematian….

Untuk menggali sumur yang dalam, akan sebuah janji Allah dan sebuah harapan dari perjuangan

About Najmi Wahyughifary

Make a better civilization

Posted on December 19, 2011, in Tulisan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: