Catatan Akhir Sekolah Undercover Part 1 (Dikotomi anak SMA)

‘Catatan Akhir Sekolah Undercover Part 1’

Dikotomi Anak SMA

Saat kurasa semua tlah berbeda dirimu jadi tak sama..

Karna ku tahu…

Kau.. Kau inginkan aku..

Tuk menjadi yang sempurna..Tapi..Kau tahu ku tak bisa

Menjadi yang kau pinta…Terlalu lama ku terjebakk…

Dengan dirimuuuu…

 

                Ouuhhh..Mungkin khalayak pada bertanya-tanya puisi apaan yang ada diatas. Bukan puisi, pantun, apalagi sms gombal. Melainkan lirik lagu yang cukup nge-hits di decade tahun 2005 an. Ya, siapa yang tak kenal J-Rocks. Sebuah band beraliran Ahmadiyah…Upss…Wahhh..Sesat dong mah ??? Maaf, maksudnya Japanese Rock. Dari namanya aja udah ketauan kan ? Tembang ‘Lepaskan Diriku’ cukup mengguncang permusikan Indonesia saat itu. Salah satu factor besar nge-hits nya lagu ini ialah karna lagu ini menjadi sebuah Original Soundtrack Film yang amat menggegerkan perfilman Indonesia saat itu. Tak lain dan tak bukan ‘Catatan Akhir Sekolah’. Vino G Bastian, Marcel Chandrawinata, dan Ramon Y Tungka memerankan 3 anak SMA yang sudah berada di penghujung masa SMAnya. Ceritanya cukup unik, menceritakan bagaimana usaha ketiga bocah tengik ini dalam pembuatan film documenter yang mereka gadang-gadang sebagai persembahan terbaik buat sekolahnya. Sedikit cerita dari film ini, dan secara garis besar masih terlalu banyak bumbu cinta anak ABG yang ababil bin haram, cinta hedonisme, pergaulan bebas, dan tengek bengek pergaulan sekuler bin liberal yang coba ngerencokin pikiran anak muda saat itu, termasuk kita-kita saat ini. Tujuan saya bukan ingin bercerita tentang review atau ulasan dari film tersebut, toh film tersebut emang gak pernah cocok dengan kepala saya yang keras. (Yaa pasti keras lahhh, kepala lo juga pasti keras kan ?) Tujuan saya disini tidak lain dan tidak bukan ialah membuat suatu monumen perjuangan yang saya kasih tema sama persis dengan tema film ‘Catatan Akhir Sekolah’.  Mengapa harus ‘Catatan Akhir Sekolah’ ? Ya terserah saya dongggss. Yang nulis saya kan. Hehehe. Maaf ane bercanda. Kalo temanya saya ganti jadi ‘Catatan Akhir Kampus’ atau ‘Catatan Akhir Taman Kanak-kanak’  jadinya bakalan gak nyambung. Pertama saya emang baru mau kuliah, dan kalau Catatan Akhir TK gak pantes banget dahh, terlalu ‘absurd’ untuk diceritain jadinya.

 

Reff:

Kini ku ingin pergi darimu….

Takkan ada yang bisa menahanku lagiiiiii

Karna ku tahu dirimu tak, seperti dulu lagi

Sudahlah sudah…

Lepaskan dirikuuuuu…..

 

                Yeaahhhhhh…….

                ‘Catatan Akhir Sekolah’ sengaja saya tulis sebagai monumen bagi siapa yang merasa berhak atas monumen ini. Saya, anda, dia, mereka, bahkan siapapun berhak atas monumen ini. Mengapa ? Ya, karena saya yakin anda (khususnya pembaca yang ‘absurd’) saat ini sedang menjalani lembar kehidupan catatan di ‘sekolah’ atau bahkan sudah tamat menuliskan goresan tintanya di catatan akhir sekolahnya alias sudah LULUS alias dikeluarkan dari sekolah.

 

‘Catatan Akhir Sekolah’

Begitu banyak memori yang musti kembali dibuka. Begitu banyak lembaran kertas usam yang musti dibalik untuk sekedar menuliskan kembali ceritanya. Begitu banyak episode yang tergumamkan satu persatu yang musti dimunculkan. Begitu banyak tinta yang musti dihabiskan sekedar menerka ulang masa-masa itu. Tiga tahun terasa begitu cepat, tiga tahun terasa begitu mengesankan.

 

“Mengapa terasa begitu cepat waktu kita berjalan, Ustadz ?” gumam saya/

 

“Hanya ada dua kemungkinan, pertama berkah waktu yang memang dicabut di akhir zaman sehingga waktu kita seakan-akan begitu cepat. Atau yang kedua, waktu kita memang diisi dengan sesuatu yang bermanfaat dan itu pun terasa begitu cepat namun penuh dengan kesan, pelajaran dan pesan.” sahut Ustadz.

 

Waktu terasa begitu cepat menggilas dzahir dan bathin. Detik berganti menit, menit menuju ke jam, jam berganti hari, hari bergerak menuju bulan, bulan tersingkap tahun. Terus menerus waktu tak pernah berhenti. Saya selalu mengingat banyak kejadian di sekolah ini dan pantas kiranya saya menuliskan monumen ‘Catatan Akhir Sekolah’ ini sebagai tulisan penutup masa ‘lajang’ saya..ehhh..upss..Maksudnya masa SMA saya. Ada banyak kiranya yang bisa saya ceritakan di masa SMA ini. Mengapa ? Karena dimasa inilah masa yang sebenarnya, masa ‘gado-gado’ dimana tumbuh didalamnya kedewasaan, kepemimpinan, tawa, canda, tangis, manis, asam, asin, pahit, dan banyak lagi. Alasan kuat mengapa masa SMA yang begitu besar dalam monumen ini karena hanya dimasa inilah saya memperoleh semuanya. Jangan anda tanya masa TK ! Masa jahiliyah alias gak ngerti apa-apa, gak dibeliin mainan bisanya nangis. Masa SD atau Madrasah Ibdtidayyah(kebetulan saya sekolah di Madrasah Ibtidayyah), masa yang cuma main-main, pagi mikirin mainan, sorenya asyik main bola, ‘kelayangan’ (read : layang-layang), ‘keleker’(read : kelereng) bahkan kalo zaman sekarang mainannya game digital semua kan. Kemudian SMP, ini masa jahiliyyah juga sebenarnya alias banyak ababilnya, dimulai dari pergaulan kagak jelas, mulai kenal dengan kegiatan terlarang (read : pacaran) bahkan tawuran…Parah kannn tuhhh ?

 

Lahhh ??? Kalo SMA emangnya gimana ? Maka dari itu disinilah muncul jawaban mengapa masa SMA yang paling sebenar-benarnya masa sekolah. Di SMA inilah jati diri itu ditemukan, dan saya menyimpulkan dari analisa 3 tahun terakhir bahwa ada 3 golongan alias jenis tabiat anak SMA itu. Yang pertama, DATARRRRR, kerjaannya cuma belajar di sekolah habis tuh pulang, makan, tidur, besoknya belajar, pulang, makan, tidur lagi, dan seperti itu seterusnya selama 3 tahun. Mungkin tambahannya ada selingan ‘les atau bimbel’ .heheh. Kemudian yang kedua, JAHILIYAH KUADRAT. Mengapa kuadrat ? Karena anak tipe ini jahil dobel-dobel alias gak ada limitnya, kerjaannya pacaran, ketawa-ketawa gak jelas, gangguin teman/adik kelas, ngehina guru, bolos, curang, culas, picik, licik, gak punya perasaan dan perilaku jahiliyah lainnya yang konon katanya melanjutkan kejahiliyannya dimasa SMP. Wajar kan kalau saya tulis pake ‘kuadrat’ ? Dan yang ketiga alias yang terakhir ialah HEROIKKKkkkkkk. Anak tipe ini mentalnya pejuang abisss, berani mati siang-malam, 3 kali puasa 3 kali lebaran gak pulang-pulang (upss, becanda dikit yaaa ?). Sebenarnya tipe anak ini kerjaannya ialah terlihat seperti anak biasa di pagi harinya alias dia belajar seperti biasa. Namun lihatlah, ketika waktu istirahat dan setelah pulang sekolah. Saksikanlah mental Heroooiiikkkkk itu dengan dua bola mata anda langsung !!!! Mereka tetap belajar, mereka mengerjakan tugas sekolah, mereka mencintai teman-temannya, mereka menghormati guru-gurunya, terkadang dia tersenyum sendiri, dan parahnya dia bisa saja pasang muka sangar di depan anda. Tipe yang satu ini sangat jarang ditemui. Apalagi mengingat semboyan jahiliyah yang satu ini:

 

Hidup cuma sekali….Marilah kita happpyyy !!!”

                Eaaa…Kenal gak dengan tuh lirik ….Apalagi kalo bukannya lagunya SM#SH…ckckckckk

 

Makin parahlah kehidupan anda kalau hanya pikir untuk senang-senang. Kembali ke tipe anak ‘Heroiikkk’. Anak ini memang sangat sedikit sekali jumlahnya, mereka itu punya sisi unik dan  punya seabreg aktifitas dalam kehidupannya. So, jangan merasa aneh dengan kelakuan anak tipe ketiga ini.

 

Dari ketiga tipe tersebut mungkin sudah dapat anda simpulkan teman anda, sahabat anda bahkan anda sendiri berada pada tipe yang mana ? Dan dengan berjuta maaf, saya tak bisa menambah lagi tipe dari 3 tipe yang sudah saya ajukan. So, anda sendiri yang pertimbangkan mau jadi tipe yang mana ? Masa depan anda ditentukan dalam detik ini !!!!

 

….Insya Allah bersambung…..

 

Ehhhh, ada yang kelupaan !!!! Supaya ngebaca ceritanya tambah gokil, ambil seember teh panas manis kemudian celupkan kaki anda. Niscaya akan terasa nikmatnya !!!! Silahkan dicoba dan dibaca sekali lagi ceritanya….!!!!

About Najmi Wahyughifary

Make a better civilization

Posted on June 8, 2012, in Catatan Perjalanan, El Kisah Uniek. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. tayangin lagi donk film catatan akhir sekolahnya thn 2012 ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: