3 Anak Manusia Beda Generasi

Cerita 3 Anak Manusia Meretas Hidup di Jalan Allah. (Proposal Kehidupan)

Supaya bacanya asyik, kita iringin dengan lagunya Shades Apart-Stranger by the day. Semangat bacanya yaa…Plus doanya juga jangan lupa yeee. Barakallhu fiqum


A. 13 Tahun yang Lalu (1999)

13 tahun yang lalu, di Banjarmasin. 1 orang remaja dan 2 orang anak, bermain sepak bola di lapangan basket malkon temon. Mereka berumur kisaran 14, 7, dan 5 tahun. Remaja dan anak-1 adalah kakak beradik, sedangkan anak ke-2 sepupu mereka. Setelah lari pagi keliling sabilal, sebelum pulang mereka menyempatkan diri main bola di lapangan.

Tiang ring basket dengan lebar 1 meter dijadikan gawang tanpa kiper, dengan menggunakan bola plastik, maka permainan 1 vs 2 dimulai. walaupun cuman sendirian, remaja tersebut bukan tandingan 2 orang anak. Goal demi goal disarangkan ke gawang tim lawan. Akhirnya anak-anak merasa bosan, dan mengaku menyerah. Permainan dihentikan. Remaja melanjutkan permainan dengan menendang2 bola ke tembok, sedangkan kedua anak duduk dan bercakap2. selang beberapa menit, remaja pun merasa bosan dan berniat mengajak anak-anak bermain lagi.

A1. Keusilan si Remaja

Remaja tersebut menggunakan teknik ‘befoto-an’. ini model becandaan saat itu, dimana bola ditendang keras ke arah teman agar bisa bangun, sigap untuk menahan bola, dan aktif kembali. Anak-1 dan anak ke-2 tengah asyik bercakap mengenai dunianya, dan remaja juga bersiap2 menendang bola ke arah mereka. Dengan jarak 15 meter, remaja membidik anak ke-1 yang lebih tua, yang harusnya lebih dewasa menerima resiko, he.

“uuuii, befotoan!” teriak sang remaja, tapi mereka sepertinya tidak mendengarnya. remaja yang sudah siap, melepaskan tembakan dengan separuh keras dan akurat. Bola meluncur deras dan melengkung sesuai yang diperkirakan, dan akan mengenai anak ke-1. Eh, si anak-1 sigap dan menghindarinya. Plak!, bola plastik pun tepat mengenai muka si anak paling kecil. “Hu hu hu huwaaaaaaa”

A2. Air yang Aneh

Tangispun meledak. Remaja dan anak ke-1 tertegun, trus iba dan menghibur si kecil. “cup cup cup, jangan nangis, kaka minta maaf, ayo kita beli es yuk”. Remaja meminta anak-1 membelikan air es (es batu yang belum matang). ga berapa lama anak1 tiba dengan membawa air es, trus si kecil diam. Diminumlah airnya, belum sempat meneguk dia bilang “kok airnya aneh?”

“masa sih, sini tak coba… iya ya, rasanya aneh rasa apaan yak?”. Anak1 ikut mencicipi airnya trus menebak “ahh, ini kan rasa bawang. Airnya terkontaminasi bawang, jangan diminum, hahaha”. “hahahaha…”, tawapun meledak, mereka bertiga tertawa.

===

B. 13 Tahun setelah kejadian itu. (2012)

Alhamdulillah, saat ini ketiga anak tersebut sudah menjadi orang-orang yang concern di bidangnya. Mereka mempunyai cita2 yang luar biasa, dan saat ini telah dan sedang menapaki cita2 tersebut.

Yang Remaja, menjadi aktivis dan pemimpin mahasiswa di zamannya. Saat ini menjadi abdi negara, dan concern di dunia IT. Baru saja mendapat tugas belajar Magister IT di UGM untuk meningkatkan kompetensinya, serta Insya Allah tetap concern untuk menjadi hafiz quran dan dunia dakwah. Bercita2 menjadi seorang Doktor di bidang IT, menjadi technocrat, enterpreneur, pemilik sekolah tinggi komputer, pengelola pondok tahfiz 1000 santri, terus aktif di dakwah, dan syahid di jalanNya. Namun, Anak-1 dan anak ke-2 lebih hebat dari dia.

Anak-1, pada saat SMU (SMU 1 Bjm) sudah menjadi aktivis dakwah dan salah satu pemimpin teman2nya. saat ini mengeyam pendidikan di Fakultas Kedokteran UNLAM, dan beberapa bulan terakhir intens belajar menangani bisnis bernilai ratusan juta, sesuai dengan bidangnya, kesehatan. Bercita2 menjadi dokter yang taat dengan Allah, dokter enterpreneur, dan memiliki rumah sakit, terus aktif di dakwah, dan syahid di JalanNya.

Anak ke-2, pada saat akhir SMP sudah menjadi leader dan bervisi. Pada saat SMU masuk ke sekolah favorit di Banjarmasin (SMU 7 Bjm), dan menjadi ketua OSIS (pemimpin siswa). tidak hanya di lingkup sekolah namun di lingkup organisasi KSI Banjarmasin. Beliau aktif di dakwah dan pemikiran ideologis, serta multi talenta. Sering mengisi materi di seminar, radio, bahkan membawakan nasyid ^^. Sering juga menulis dengan tulisan yang menginpirasi. Saat ini beliau adalah mahasiswa S-1 UGM, jurusan Teknik Nuklir. Bercita2 menjadi dosen dan pengusaha, menjabat menteri ESDM, terus aktif di dakwah dan mendorong pembentukan negara khalifah, serta syahid di jalanNya.

Ketiganya mempunyai karakter yang mirip : cerdas, organisitoris, visioner, taat kepada Allah dan RasulNya, dan merindukan penerapan Syariat Islam secara Kaaffah. (*mudah2an Istiqomah, amiin)

===

C. 13 Tahun akan datang (2025)

Sang Remaja sudah menjadi Doktor pada bidang IT. sengaja mengambil gelar di luar negeri untuk belajar mengenai tata aturan masyarakat di luar negeri yang terkenal aktif, optimis, dan disiplin untuk diadapsi ke masyarakat di kotanya. Terus mengabdi kepada negara dan ummat dengan mengembangkan IT sebagai support dan decision system. Memiliki jabatan strategis untuk memastikan kebijakan berjalan bersih dan menuju perbaikan budaya disiplin masyarakat. Beliau aktif dalam pengembangan IT dalam dunia kerja dan pendidikan, membantu perkembangan pendidikan IT di beberapa kampus, dan memiliki satu perguruan tinggi swasta. Beliau juga telah menjadi hafizh 30 juz, mempelajari fiqh, serta telah menulis berbagai buku mengenai motivasi dakwah dan Islam. Mendirikan pondok tahfiz 1.000 santri, dan membekali santri tidak hanya kemampuan Al Quran, namun keterampilan di bidang lain, sains, skill, dan strategi. Beliau yang juga telah mempelajari teknik sipil, memimpin pembangunan rumah sakit swasta untuk dikelola oleh dr. Akbar, adiknya.

Anak ke-1, dr. Rizki Akbar, Sp.B dikenal sebagai dokter bedah di kotanya. Selain mengabdi di rumah sakit negara dan mengajar di fakultas kedokteran, beliau masih aktif di bisnisnya. Beliau juga menjadi penanggung jawab rumah sakit “RS. Rizki Akbar” yang dibangun bersama kakaknya di daerah. Rumah sakit yang syari, tidak ada kapitalisme dan komersil di dalamnya, dan tidak akan memberatkan pasiennya. ciri khas rumah sakit ini adalah, sebelum memasuki rumah sakit pasien diminta sholat hajat meminta kesembuhan kepada Allah, karena dokter, obat, dan rumah sakit tidak bisa menyembuhkan, yang menyembuhkan adalah Allah.

Anak ke-2, DR. Najmi WahyuGhifary ST, beliau sudah menyelesaikan studi doktornya, tanpa melalui S2 karena cumlaude S1. Saat itu beliau aktif sebagai dosen di universitas ternama, melakukan penelitian, sebagai enterpreneur, sebagai guru besar Hafiz Quran, sebagai penulis, sebagai motivator, dan sebagai penggerak dakwah kaum muda dan kaum senior. Orang-orang lebih mengenalnya sebagai dai ketimbang technocrat, wajar saja banyak yang kaget ketika tahun itu beliau diminta menjadi staf ahli menteri ESDM.

Saat itu pula Ummat sudah sepaham akan pentingnya dan keberadaan khalifah dalam waktu segera, dan perjuangan pembentukan khilafah telah dimulai. Setiap muslim diminta ikut berjuang dan berkontribusi.

===

D. 13 tahun berikutnya (2038)

Ummat muslim sudah lama berada dalam satu kepemimpinan, satu amir, satu khalifah. Saat itu negara dalam kondisi kondusif. Khilafah telah ditegakkan, dan negara adidaya yang lalim mengakui keberadaannya. Mayoritas negara Islam menyatakan tunduk dan patuh pada kepemimpinan amir. Para Pemimpin difungsikan sebagai perwakilan amir dalam satu wilayah, dengan peraturan dan struktur pemerintahan yang sesuai syariat.

Negara dalam kondisi stabil, terjadi peningkatan dalam kehidupan ekonomi, sains, dan pengetahuan. Pendidikan ummat diatur secara syari dan mereka ridho atasnya. Pengelolaan sumber daya alam tidak dikelola negara lain, tapi mereka sebagai pekerja, dan mereka ridho atasnya. tidak ada riba, yang ada adalah tijaroh dan muamalah yang berkah. Madrasah didirikan dimana2, masjid menjadi gerbang utamanya. Zakat mal dari negara dibagi2kan kepada rakyat, namun tidak ada satupun yang mau menerima karena merasa mampu dan tidak berhak. Akhirnya zakat tersebut dijadikan hadiah kepada pemuda-pemudi yang siap kawin, dan dijadikan modal usaha untuk mereka.

Tidak ada kapitalisme dan komersil dalam dunia pendidikan dan kesehatan. kesehatan masyarakat ditanggung sepenuhnya oleh negara, para pelajar digaji demi kesediannya menuntut ilmu. dokter, guru, dan ulama digaji dengan nilai yang sangat tinggi demi memastikan rakyat sehat, cerdas, serta taat kepada Allah dan RasulNya. Pergaulan antar remaja diatur sesuai syari, tidak ada aurat yang terumbar, tidak ada sinetron yang membodohi, tidak ada guyonan fisik nan merendahkan.

Tidak ada pembiaran terhadap pembantaian suatu etnis manusia, tidak ada pembakaran kitab suci, tidak ada penistaan agama, tidak ada pembunuhan, tidak ada perkosaan dan pelecehan terhadap anak-anak dan muslimah. Islam menjaga stablilitas kedamaian dunia. Muslim menghormati non muslim, begitu pula sebaliknya. Seluruh manusia hidup bahagia berdampingan dibawah syariat Allah, dan mereka ridho atasnya.

D1. Kontribusi mereka

Beberapa tahun terakhir tiga orang tadi diminta untuk terus berkontribusi dan berkarya pada bidangnya. Mereka telah mempersiapkan, dan berkontribusi dalam bidang berikut :

– Remaja : Infrastruktur IT dan pendidikan, SDM IT, Pondok Tafhiz, pengkaderan Pemuda2 tahfiz 30 juz, pengkaderan ahli skill, komunikasi, diplomasi, dan strategi, pemuda2 yang taat kepada Allah, Rasul, dan Khalifah.
– Anak-1 : Infrastruktur kesehatan, SDM tenaga kesehatan, pengkaderan dokter muda yang taat kepada Allah, Rasul, dan Khalifah.
– Anak ke-2 : Infrastruktur Nuklir untuk senjata dan kesehatan, pengkaderan ahli sains yang taat kepada Allah, Rasul, dan Khalifah, pemuda2 yang ahli dan terampil, iman yang sempurna, cerdas siyasahnya, serta paling semangat menyatakan diri bahwa mereka “Siap ditunjuk sebagai garda terdepan.”

===

E. Tugas Negara Selanjutnya (2039)

Mereka telah melaksanakan perintah khalifah untuk bersama2 rekan lainnya menjaga kesinambungan negara, merumuskan kebijakan, memastikan hukum Islam ditetapkan dalam berbagai aspek, membimbing ummat, dan menelurkan kader2 yang ikhlas dan semangat berjuang karena Allah. Pada saat semua telah dianggap berjalan sistemik, anak2 mereka telah disiapkan, kader2 telah diberi skill dan kepercayaan serta diyakini sudah mandiri, maka pada saat tugas selanjutnya mereka meminta ijin kepada Amir untuk ikut berjuang bersama barisan terdepan.

Tahun itu pula lah, mereka menggapai cita2 agung yang diidamkan setiap muslim, Syahid di JalanNya. Jasad mereka bertiga dibawa ke kota asal, ditempatkan di masjid, disaksikan oleh orang tua, istri, anak, sahabat, ribuan santri dan para mujahid. Tidak ada tangisan, tidak ada ratapan. Mereka semua bangga atasnya. Di daftar nama Syahid tertulis nama mereka, Miftah Ridho Anshari (54 tahun), dr. Rizki Akbar Mujahid Sp.B (47 tahun), dan DR. Najmi Wahyu Ghifary al Haafidz (45 tahun).

F. Besok Paginya

Seperti janji Allah, bahwa para syahid tidak mati tapi hidup bahagia di surga, adalah benar. Saat itu mereka bertiga sedang berkumpul dan bertelekan di taman surganya Allah. Memakai Pakaian terbaik, memakan makanan terbaik, minuman terbaik, duduk diatas permadani, di dalam surga yang mengalir sungai2 dibawahnya. Mereka meminta ijin untuk bermain di taman surga. Mereka ingin bermain bola, ya bermain bola. Namun kali ini tidak ada tangisan dari si kecil, yang ada hanyalah tawa dan rasa bahagia terpatri di hati mereka. Bahagia, karena Allah. sambil menunggu saudara dan keluarganya untuk bersama2 di surgaNya Allah. Hidup Bahagia selamanya, dalam Rahmat Allah.

E. Penutup (Doa dan Harapan)

Inilah kami ya Allah : Ulun, Rizki Akbar Mujahid, dan Najmi WahyuGhifary. “Teguhkan hati kami, bantu cita2 kami, perkenanlah untuk menggunakan kami, jangan matikan kami sebelum ummat dipimpin oleh satu khalifah, sebelum syariat diterapkan secara kaaffah, jadikan kami Syahid di JalanMu, RidhoMu atas kami, keluarga , dan ummat. Amiin.”

::Yogyakarta, 24 Ramadhan 1433 H::

“Share for NotetoMySelf, ping-pong effect, mendapatkan doa, tim sukses mimpi, berbagi inspirasi, dan berlomba-lomba dalam kebaikan.”

* Miftah Ridha Anshari (saudara sepupu saya, alumni SMAN 7 Banjarmasin 2002, http://www.facebook.com/miftahra)

About Najmi Wahyughifary

Make a better civilization

Posted on September 7, 2012, in Catatan Perjalanan, El Kisah Uniek, udahtaunanya. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: